.jpg)
Kasus covid 19 di Indonesia saat ini masih tinggi. Terutama untuk wilayah pulau Jawa dan Bali. Menurut data WHO periode 2 Agustus 2021, Indonesia tercatat sebanyak 3.462.800 kasus terkonfirmasi dengan angka kematian sebanyak 97.291. itulah sebabnya pemerintah saat sangat gencar melakukan vaksinasi massal untuk meningkatkan daya imunitas kelompok masyarakat.
Namun apakah setelah di vaksin maka tubuh akan kebal terhadap virus Covid-19? Yang perlu dipahami adalah bahwa vaksinasi itu diberikan untuk membantu melindungi tubuh dari serangan virus corona dan menurunkan resiko munculnya gejala penyakit dan infeksi dari virus ini. Artinya masih akan tetap ada kemungkinan seseorang terinfeksi oleh virus ini bahkan sesaat setelah di vaksinasi. Hanya saja resiko untuk mengalami gejala berat akibat Covid-19 akan berkurang.
Tubuh akan mulai memproduksi antibodi terhadap virus covid-19 setelah 2-4 minggu dilakukan vaksinasi. Disini kadang muncul beberapa efek samping seperti nyeri otot, kelelahan, sakit kepala, demam dan mual. Namun jika di 12 jam pertama muncul nyeri disekitar suntikan atau efek samping lainnya, itu juga merupakan tanda jika imun tubuh sedang bekerja.
Disinilah pentingnya untuk selalu menjaga imunitas tubuh baik sebelum dan sesudah dilakukan vaksinasi covid 19. Jika imunitas atau daya tahan tubuh lemah, maka tubuh tidak akan mampu untuk melawan berbagai microorganisme penyebab penyakit, termasuk virus corona.
Cara yang bisa dilakukan untuk tetap menjaga imunitas tubuh baik sebelum ataupun sesudah vaksinasi covid 19 adalah diantaranya :
- Istirahat yang cukup
Dengan istirahat yang cukup, imun tubuh akan bekerja sebaik mungkin untukk melawan virus. Karena ada bagian dari respon imun tubuh yang bekerja disaat tidur. Dan juga tidur merupakan cara terbaik untuk mengendalikan stress.
Untuk dewasa membutuhkan 7-9 jam setiap malam sedangkan anak-anak dan remaja 10-14 jam.
- Tetap berolahraga sesuai dengan kemampuan tubuh
- Hindari minuman beralkohol
- Jangan sembarangan minum obat. Jika memiliki Riwayat penyakit sebaiknya konsultasikan dahulu dengan dokter
- Pola makan yang sehat. Perbanyak minum air putih, makan buah dan sayur. Tidak harus dengan buah dan sayur yang mahal, hal yang terpenting adalah asupan buah dan sayur yang cukup.
- Tetap mengkonsumsi multivitamin sebagai immunomodulator.
Immunomodulator adalah zat yang dapat memodifikasi respon imun, dengan mengaktifkan mekanisme pertahanan, termasuk mengembalikan keseimbangan imun yang terganggu. Yaitu dengan melengkapi kebutuhan akan vitamin C, Vitamin E, Zinc dan vitamin D
Oleh karena itu, meskipun sudah divaksinasi,imun tubuh tetap perlu diperhatikan bahkan ditingkatkan. Dan tidak lupa tetap disiplin mengikuti protokol kesehatan 5M (Mencuci tangan, Memakai Masker, Menjaga Jarak, Menjauhi kerumunan dan Mengurangi mobilitas.. Hal ini dikarenakan baru 28% penduduk Indonesia dari total target 70% penduduk Indonesia yang mengikuti vaksinasi untuk membentuk kekebalan kelompok masyarakat.
Hanya dengan Prokes 5M yang ketat, Vaksin dan Doa yang bisa melindungi kita. Vaksinasi bersifat antisipatif dan berperan mengoptimalkan pengendalian penyebaran virus, sehingga bukan berarti kebal atau secara mutlak terhindar dari paparan covid-19. Vaksinasi dan Prokes 5M merupakan sati kesatuan yang saling melengkapi.
Manfaat Vaksinasi itu sangat besar! Dapat melindungi diri dari resiko keparahan covid-19 untuk diri kita dan orang lain.
Sumber :
- https://covid19.who.int/
- https://www.halodoc.com/artikel/bagaimana-cara-menjaga-daya-tahan-tubuh-setelah-vaksinasi-covid-19
- https://www.halodoc.com/artikel/ini-alasan-setelah-vaksin-wajib-jaga-imun
Sumber Gambar :
https://jakpusnews.pikiran-rakyat.com/kesehatan/pr-441940864/tips-jaga-imunitas-tubuh-setelah-vaksin-covid-19