Setelah sukses diselenggarakan tahun lalu, PT Darya-Varia Laboratoria Tbk (Darya-Varia) kembali menghadirkan program D-STAR 2025 (Darya-Varia Scholarship for Talented Aspiring Women Researchers), sebuah inisiatif beasiswa yang ditujukan bagi mahasiswi berbakat di bidang farmasi yang sedang menempuh tugas akhir berbasis penelitian.
Memasuki tahun kedua pelaksanaannya, D-STAR 2025 kini berada di tahap penjurian dan seleksi akhir secara daring. Tahun ini, telah berhasil menjaring puluhan proposal riset dari empat perguruan tinggi, yaitu Universitas Indonesia (UI), Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Airlangga (UNAIR), dan Sekolah Farmasi Institut Teknologi Bandung (ITB).
Melalui proses seleksi internal di masing-masing universitas, tiga proposal terbaik dari setiap kampus berhasil lolos ke tahap final. Para finalis kini memasuki fase penting, yakni presentasi proposal di hadapan dewan juri yang terdiri dari para profesional industri farmasi, yaitu Lilis (Research and Development Division Head Darya-Varia), Iman Dwinanto (Gunung Putri Plant Division Head), dan Selenia Sandraningtyas (Consumer Health Group Innovation Head Darya-Varia).
Para juri akan menentukan satu pemenang dari masing-masing universitas yang berhak menerima beasiswa senilai Rp30 juta, sebagai bentuk dukungan terhadap penyelesaian tugas akhir dan pengembangan potensi mereka di bidang riset farmasi.
Topik riset yang diangkat tahun ini mencerminkan isu-isu strategis yang relevan dengan kebutuhan industri farmasi, seperti Obat Herbal Indonesia: Efektivitas dan Tingginya Permintaan di Pasar Global, Memahami Biologi Perempuan dan Pengaruhnya terhadap Efektivitas Obat untuk Penyakit Jantung dan Penelitian Penemuan Obat Baru/Senyawa Aktif untuk Aplikasi di Bidang Kecantikan.
“Kami percaya bahwa mendorong partisipasi perempuan dalam dunia penelitian bukan hanya soal pemberdayaan, tetapi langkah strategis untuk menghadirkan solusi kesehatan yang lebih inklusif dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” ujar Widya Tobing, Legal and Corporate Affairs Division Head & Corporate Secretary Darya-Varia.
Tak hanya dukungan finansial, program D-STAR juga memberikan kesempatan bagi para penerima beasiswa untuk mendapatkan bimbingan langsung dari para ahli, serta peluang magang di beberapa divisi yang ada di Plant Darya-Varia, yang akan memperluas wawasan industri para peserta secara praktis.
Program ini lahir dari komitmen Darya-Varia untuk meningkatkan keterlibatan perempuan di bidang riset farmasi. Sejak 2024, D-STAR telah menjaring talenta dari empat universitas. Tahun ini, proposal yang lebih tajam mencerminkan pentingnya kolaborasi akademik dan industri dalam mencetak peneliti masa depan.
“Kami tidak hanya menilai kualitas ide, tetapi juga bagaimana peserta menunjukkan semangat, ketekunan, dan kesiapan mereka untuk mewujudkan riset menjadi solusi nyata. Proposal dari keempat universitas benar-benar mengejutkan, banyak yang kuat, relevan, dan membanggakan. Saya salut atas dedikasi para mahasiswa, serta apresiasi tinggi kepada para dosen pembimbing yang telah mengarahkan mereka sejauh ini,” ujar Iman Dwinanto, Darya-Varia Gunung Putri Plant Division Head, yang menjadi salah satu juri D-STAR 2025.
Melalui D-STAR 2025, Darya-Varia menegaskan bahwa mendukung perempuan di bidang riset adalah bagian dari strategi membangun masa depan industri farmasi yang lebih inklusif dan inovatif.