Post concert depression atau depresi pasca konser adalah perasaan sedih, cemas, dan kehilangan setelah menonton konser. Jenis depresi ini biasanya tidak serius tetapi dapat memengaruhi kehidupan sehari-hari dan mempunyai konsekuensi serius jika berkepanjangan.1 Kegembiraan dan energi yang dirasakan seseorang dalam mengantisipasi konser dapat membuat mereka merasa lebih termotivasi, penuh harapan, dan bahagia.2 Namun, kembali ke depresi di “dunia nyata” setelah konser, orang akan merasa sedih, tersesat, dan putus asa. Hal ini disebabkan oleh perubahan emosi yang kuat selama dan setelah menonton konser.

Kenali Gejala Post Concert Depression

Jika seseorang mengalami tanda-tanda berikut, kemungkinan besar ia menderita depresi pasca konser:2

- Selalu berpikir negatif

- Sering merasa sedih, putus asa dan sulit melepaskan perasaan tersebut

- Merasa susah melupakan konsernya

- Khawatir sesuatu yang menyenangkan atau menarik tidak akan terjadi lagi

- Sering melihat foto atau video konser

- Merasa tidak ada hal yang lebih penting lagi

 

Tips Mengatasi Post Concert Depression

Berikut tips untuk membantu mengatasi kondisi depresi paska konser, yaitu:1

1. Cobalah bersyukur.

Meski terdengar sepele, bersyukur bisa membantu mengurangi rasa depresi. Bersyukur dapat membantu Anda lebih menghargai dan menghargai sesuatu.

2. Berinteraksi dengan penggemar

Untuk memuaskan hasrat konser, cobalah berinteraksi dengan penggemar lainnya, dengan begitu Anda bisa menemukan teman dengan minat yang sama, dan mungkin dapat memahami mengenai perasaan yang di rasakan.

3. Buatlah daftar hal-hal yang membuat Anda Bahagia.

Tujuan utama dari menghilangkan depresi adalah untuk kembali merasakan kebahagiaan. Buatlah daftar dan lakukan hal-hal yang bisa membuat Bahagia.

4. Luangkan waktu untuk bersenang-senang.

Lakukan hal yang menyenangkan dan dapat membantu Anda untuk tetap termotivasi serta membuat suasana hati terasa lebih baik.

Referensi :

Sumber Gambar :