
Sebulan terakhir ini, berita mengenai Mycoplasma Pneumonia, yakni penyakit yang disebabkan oleh bakteri (Mycoplasma pneumoniae) yang menyerang sistem pernapasan manusia, sedang mengalami kenaikan kasus yang pesat di China. Bakteri tersebut dapat menyebabkan penyakit dengan tingkat keparahan yang bervariasi, mulai dari infeksi saluran pernapasan atas ringan hingga pneumonia atipikal yang parah. Penyakit ini dapat terjadi secara endemik di seluruh dunia dengan lonjakan epidemik dalam interval waktu empat sampai dengan tujuh tahun.1 Diagnosis tahap awal penyakit ini akan sulit dilakukan karena tidak langsung menunjukkan gejala infeksi yang nyata pada tubuh setelah terpapar sejak 1 hingga 3 minggu pertama, akan tetapi dokter dapat melakukan pemeriksaan fisik dan meminta untuk rontgen dada dan CT scan dalam membantu proses diagnosis mycoplasma pneumonia.2
Gejala Terinfeksi Bakteri M. pneumoniae
Berikut beberapa gejala yang ditimbulkan oleh infeksi bakteri M. pneumoniae:2,3,5
1. Sakit tenggorokan
2. Kelelahan
3. Demam
4. Sakit kepala
5. Batuk yang memburuk secara perlahan
Gejala biasanya akan muncul secara bertahap dan dapat bertahan lama hingga berbulan-bulan. Beberapa kasus pada orang dewasa tidak menunjukkan gejala, dan pada anak-anak umumnya terjadi gejala sebagai reaksi dari kekebalan protektif pada anak.1
Pengobatan
Beberapa langkah yang dapat dilakukan oleh dokter untuk mengobati Mycoplasma Pneumonia:2,5
1. Menggunakan antibiotik. Pada anak-anak, antibiotik yang utama akan diresepkan adalah golongan makrolida, seperti eritromisin, klaritromisin, roksitromisin, dan azitromisin. Berbeda dengan anak-anak, antibiotik yang akan diresepkan pada orang dewasa adalah tetrasiklin (misalnya doksisiklin) dan kuinolon (misalnya moksifloksasin, levofloksasin).
2. Menggunakan kortikosteroid. Beberapa jenis yang diresepkan untuk mengatasi peradangan adalah prednisolone dan metilprednisolon.
3. Apabila penderita sudah parah, maka terapi imunomodulator yang digunakan.
Pencegahan
Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mencegah terinfeksi M. pneumoniae, yakni:2,4,5
1. Menerapkan pola hidup sehat dengan sering mencuci tangan dengan sabun dan air setidaknya selama 20 detik, terutama sebelum makan atau setelah berinteraksi dengan penderita mycoplasma pneumonia.
2. Menutup mulut dan hidung menggunakan tisu ketika sedang batuk atau bersin. Apabila tidak memiliki tisu, gunakanlah lengan atas atau siku ketika batuk atau bersin.
3. Menghindari orang yang menunjukkan gejala mycoplasma pneumonia
4. Makan makanan yang bergizi dan tidur malam yang cukup (6 sampai 8 jam).
5. Mengonsumsi antibiotik sesuai instruksi dan resep dari dokter.
6. Apabila Anda sedang sakit, maka usahakan tetap di rumah dan menggunakan masker untuk mencegah penyebarannya.
Referensi:
- 1. Kashyap, S. dan Sarkar, M. 2010. Mycoplasma pneumonia: Clinical features and management. Lung India. 27(2): 75-85
- 2. Lydia Krause. Mycoplasma Pneumonia Infection. Terakhir ditinjau: 17 Desember 2021. Tersedia di: https://www.healthline.com/health/mycoplasma-pneumonia#symptoms
- 3. WebMD Editorial Contributors. Mycoplasma Infections. Terakhir ditinjau: 18 September 2023. Tersedia di: https://www.webmd.com/a-to-z-guides/mycoplasma-infections#1-1
- 4. Cleveland Clinic Medical Professional. Mycoplasma. Terakhir ditinjau: 27 Juli 2022. Tersedia di: https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/23545-mycoplasma
- 5. Centers for Disease Control and Prevention. Mycoplasma pneumoniae Infections. Terakhir ditinjau: 24 Agustus 2022. Tersedia di: https://www.cdc.gov/pneumonia/atypical/mycoplasma/about/prevention.html