Jakarta (9/2) – Dinamika era industri 4.0 senantiasa mendorong para pelaku bisnis untuk selalu berpikir tentang inovasi dan siap memanfaatkan potensi digitalisasi secara maksimal agar senantiasa dapat memberikan manfaat kepada klien, karyawan, organisasi, komunitas, dan seluruh pemangku kepentingan. Hal tersebut juga sejalan dengan target Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo dalam roadmap “Making Indonesia 4.0”.
Sebagai bentuk nyata inisiatif transformasi digital yang menjadi salah satu prioritas utama sejak awal tahun 2020, PT Darya-Varia Laboratoria Tbk (DVL) dan PT Medifarma Laboratories (MLI) pada Rabu, 3 Februari 2021, secara resmi menerapkan sistem digital pengelolaan data bisnis transaksional terintegrasi & supply chain (SAP S/4 HANA, Coupa dan SO99+) melalui inisiatif Proyek Komodo.
Sistem baru ini secara resmi digunakan pada acara virtual Go-Live Proyek Komodo yang turut dihadiri oleh seluruh pemangku kepentingan yang terlibat dalam proyek ini.
Proyek Komodo juga merupakan salah satu wujud kepedulian perusahaan dalam memberikan pelayanan terbaik dan melakukan pengembangan berkelanjutan. Sistem baru ini akan menggantikan beberapa sistem yang sebelumnya telah digunakan oleh perusahaan, yaitu:
- SAP S4/HANA menggantikan sistem EXACT dalam mengintegrasikan semua proses bisnis operasional dan transaksional di DVL dan MLI secara real time. Sistem ini akan mempermudah, meningkatkan kinerja dan menyederhanakan proses bisnis yang harus dilaksanakan oleh karyawan perusahaan.
- Coupa akan menggantikan sistem B-One dalam pelaksanaan kegiatan pengadaan non-inventory dan pengajuan biaya operasional. Coupa akan menyimpan seluruh dokumen dan data terkait dalam satu platform guna meningkatkan transparansi serta akuntabilitas. Implementasi sistem baru ini akan memudahkan dan mempercepat seluruh proses transaksi baik internal dan eksternal.
- SO99+ sebagai aplikasi forecasting adaptif dan responsif dalam kegiatan pengadaan yang akan mengoptimalisasi seluruh proses perencanaan supply chain di DVL.
DVL/MLI optimis implementasi sistem baru ini dapat meningkatkan kualitas layanan dalam pemenuhan pasokan produk, memperkuat efektifitas serta menjaga tata kelola perusahaan yang baik.