Narkoba (narkotika dan obat-obatan) adalah zat atau obat, baik bersifat buatan (sintetis) maupun alamiah (berasal dari tanaman), yang memiliki efek menurunkan kesadaran, menimbulkan halusinasi, serta menyebabkan kecanduan.1 Awalnya, narkoba digunakan untuk menghilangkan rasa nyeri dan memberikan ketenangan dengan cara mempengaruhi kinerja otak, perasaan, perilaku, dan indra seseorang.2 Namun, beberapa orang menyalahgunakan obat-obatan tersebut untuk mendapatkan sensasi yang ditimbulkan dengan dosis yang melebihi batas dan tanpa arahan dari dokter.
Menurut data dari Indonesia Drugs Report 2022, lima jenis narkoba yang paling sering disalahgunakan di Indonesia adalah ganja (41,4%), sabu dan ekstasi (25,7%), pil koplo atau nipam (11,8%), dextro (dextromethorphan) (6,4%), dan tembakau gorila (4,1%).3 Umumnya, narkoba tersebut diselundupkan dari luar negeri ke Indonesia melalui pelabuhan-pelabuhan tradisional yang minim pengawasan dari pihak berwenang.
Jenis-jenis Narkoba
Berikut beberapa jenis atau golongan narkoba berdasarkan pada risiko ketergantungan yang ditimbulkan, yaitu:1
- Narkotika Golongan 1, seperti ganja, opium, dan tanaman koka (kokain). Golongan ini sangat berbahaya ketika dikonsumsi karena berisiko menimbulkan efek kecanduan.
- Narkotika Golongan 2, seperti morfin dan alfaprodina. Boleh dipakai sesuai resep dokter, tetapi kalau disalahgunakan, bisa menyebabkan kecanduan. Ada sekitar 85 jenis narkotika yang termasuk ke dalam golongan ini.
- Narkotika Golongan 3, seperti kodein dan difenoksilat. Golongan ini banyak digunakan untuk pengobatan dan terapi karena memiliki risiko ketergantungan yang cukup rendah.
Narkoba juga dibagi berdasarkan bahan pembuatnya, yaitu:1
- Narkotika alami, misalnya ganja dan koka. Biasanya dipakai dengan cara sederhana, tetapi kandungan narkotikanya cukup tinggi dan dapat berisiko fatal.
- Narkotika semi sintetis, seperti morfin, kodein, dan heroin. Dihasilkan dari bahan alami yang diolah untuk mendapatkan zat narkotika yang dibutuhkan.
- Narkotika sintetis, seperti amfetamin, deksamfetamin, dan metadon. Dibuat melalui proses kimia yang rumit dan sering digunakan dalam pengobatan.
Bahaya Narkoba bagi Tubuh
Penyalahgunaan narkoba bisa menyebabkan berbagai masalah kesehatan, antara lain:1,2
- Tubuh menjadi dehidrasi (kekurangan cairan).
- Mengalami halusinasi.
- Kesadaran menurun bahkan bisa lupa ingatan.
- Risiko terkena penyakit jantung meningkat.
- Sulit berkonsentrasi dan kualitas hidup menurun.
- Kerusakan otak yang permanen.
- Bisa berujung pada kematian.
Tips untuk Keluar dari Ketergantungan Narkoba
Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk keluar dari ketergantungan menggunakan narkoba, sebagai berikut:4
1. Periksakan ke dokter dan jalani terapi untuk mengetahui tingkat kecanduan.
2. Cari dukungan dari keluarga, teman, atau kelompok pemulihan yang positif.
3. Jauhi lingkungan atau orang yang bisa membuat kamu tergoda untuk memakai narkoba lagi.
4. Kelola stres dengan cara sehat, misalnya olahraga atau aktivitas relaksasi seperti yoga.
5. Ganti gaya hidup menjadi lebih sehat, seperti tidur yang cukup dan tidak mengonsumsi alkohol.
6. Jika sulit untuk berhenti sendiri, pertimbangkan untuk menjalani rehabilitasi di lembaga resmi.
Ingat, narkotika dan obat-obatan hanya boleh digunakan untuk tujuan medis dengan pengawasan dokter. Jangan pernah mencoba memakai narkoba karena risikonya sangat besar bagi kesehatan dan hidupmu.
Referensi:
1. Humas BNN. Pengertian Narkoba Dan Bahaya Narkoba Bagi Kesehatan. Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia. Terakhir ditinjau: 7 Januari 2019. Tersedia di: https://bnn.go.id/pengertian-narkoba-dan-bahaya-narkoba-bagi-kesehatan/
2. Rizal Fadli. Pengertian Narkoba dan 9 Dampaknya bagi Kesehatan. Halodoc. Terakhir ditinjau: 3 Januari 2024. Tersedia di: https://www.halodoc.com/artikel/pengertian-narkoba-dan-9-dampaknya-bagi-kesehatan?srsltid=AfmBOoqawGXo_qLVIfXB_a-1cxIoSViQ789Rcr0JFxufWxwt4hhg9XA_
3. Agus Irianto, dkk. 2022. Indonesia Drugs Report 2022. Pusat Penelitian, Data, dan Informasi Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia: Jakarta.
4. Rizal Fadli. Penyalagunaan Narkoba. Halodoc. Terakhir ditinjau: 22 Desember 2023. Tersedia di: https://www.halodoc.com/kesehatan/penyalahgunaan-narkoba