Salah satu kebutuhan dasar manusia adalah kebutuhan pangan, merupakan kebutuhan yang sangat penting karena menyangkut makanan dan minuman yang dibutuhkan oleh manusia agar tetap hidup. Pentingnya pangan bagi manusia merupakan alasan ditetapkannya hari pangan nasional yang diperingati setiap tanggal 16 September setiap tahun. Melalui peringatan hari pangan nasional, kita senantiasa diingatkan untuk melihat keanekaragaman sumber pangan di sekitar kita dan memanfaatkannya untuk memenuhi kebutuhan kita akan pangan secara tepat, salah satunya dengan mengatur pola makan agar kita senantiasa sehat.

Namun, pandemi Covid-19 telah menyebabkan terjadinya perubahan pola makan sebagian orang. Perubahan pola makan tersebut dikaitkan dengan adanya kecemasan dan ketakutan yang dialami sebagian orang di seluruh dunia. Selain itu, gangguan emosional seperti ketakutan dan kesedihan menyebabkan berkurangnya keinginan atau motivasi untuk makan dan berkurangnya kenikmatan saat makan. Padahal, salah satu upaya yang dapat kita lakukan agar dapat bertahan di saat pandemi Covid-19 adalah dengan menerapkan makan yang sehat.

Pola makan yang sehat akan menjamin sistem kekebalan tubuh tetap kuat, sehingga membantu menahan serangan virus. Setiap makanan yang kita konsumsi akan memberikan pasokan nutrisi bagi tubuh kita terutama protein dan vitamin yang mampu melindungi tubuh dari penyakit. Protein menyumbang sekitar 75 % untuk sistem kekebalan tubuh dan berfungsi untuk mengganti sel yang rusak, membentuk hormon dan menolak virus yang masuk, sedangkan vitamin A dan vitamin C bermanfaat untuk melindungi kulit, lambung, dan usus sehingga virus tidak dapat menginfeksi tubuh.

 

 

Berikut beberapa rekomendasi pola makan sehat yang dapat kita terapkan selama pandemi Covid-19:

  1. Usahakan konsumsi buah-buahan dan sayur-sayuran segar setiap hari, seperti apel, pisang, jeruk, pepaya, dan sayur-sayuran kangkung, brokoli, bawang, dan lainnya.
  2. Buah segar juga dapat dijadikan camilan sehat. Alih-alih mengkonsumsi camilan tinggi garam, gula dan rendah nutrisi, biasakan memilih buah-buahan sebagai camilan yang sehat
  3. Hindari memasak sayur terlalu lama karena dapat menyebabkan hilangnya nutrisi penting dalam sayur, seperti vitamin dan mineral.
  4. Minum 8–10 gelas air setiap hari. Air membantu mengangkut nutrisi dalam darah, membuang limbah, dan mengatur suhu tubuh.
  5. Konsumsi biji-bijian dan kacang-kacangan, seperti jagung, oat, gandum, millet, beras merah, almond, kelapa, dan pistachio. Biji-bijian dan kacang-kacangan selain mengandung protein, juga mengandung lemak tidak jenuh yang lebih aman bagi pembuluh darah dan jantung
  6. Untuk memenuhi kebutuhan protein, usahakan konsumsi sumber protein dari hewani, antara lain ikan, telur, susu. Konsumsi daging merah juga dianjurkan sekali atau dua kali seminggu, dan unggas 2-3 kali seminggu.
  7. Hindari semua jus bersoda, berkarbonasi, pekat, dan semua minuman yang mengandung gula. Makanan dengan kadar gula tinggi dapat menyebabkan tubuh menjadi mudah letih dan gangguan kekebalan tubuh
  8. Biasakan makan di rumah untuk menghindari kontak dengan orang lain dan mencoba mengurangi kemungkinan terpapar COVID-19.

Dengan menerapkan pola makan yang sehat disertai dengan rutin berolahraga, beristirahat yang cukup, menjaga jarak, menggunakan masker, dan rajin mencuci tangan, niscaya kita tetap sehat dan terhindar dari Covid-19.

 

(Medical Affairs/FH)

 

Sumber :

Aman F, Masood Sadia. How Nutrition can help to fight against COVID-19 Pandemic. Pakistan Journal of Medical Sciences Sci.May.2020 Vol. 36.

Grehenson G . Ahli Gizi UGM: Mengonsumi Makanan Sehat Mampu Cegah Covid-19. Saturday, 28 Maret 2020. https://ugm.ac.id/id/newsPdf/19192-ahli-gizi-ugm-mengonsumi-makanan-sehat-mampu-cegah-covid-19

Naja F, Hamadeh R. Nutrition amid the COVID-19 pandemic: a multi-level framework for action. European Journal of Clinical Nutrition (2020) 74:1117–1121

 

Sumber Gambar:

https://www.google.com/imgres?imgurl=https%3A%2F%2Fhealthspaceclinics.com.au%2Fwpcontent%2Fuploads%2FImmune-system